Kado Untuk Guru-Guru Kami Tercinta

>> 25 November 2009



Hari ini Engkau bahagia
Hari ini Engkau, banyak disebut

ya...
Guru..Guru..Guru..

Dan Kami hanya bisa mengenang
berdoa untuk kesejahteraanmu
kebahagiaanmu
Dan untuk Pengabdianmu

Wahai Bapak Ibu Guru
Tak banyak yang bisa kami Lakukan
Kami hanya bisa berdoa
dan kami hanya bisa berharap
Semoga Engkau menjadi
Guru yang sejati...

Selamat hari Guru, 25 November 2009

by: Budi Seplawan fb


READ MORE - Kado Untuk Guru-Guru Kami Tercinta

Pemanasan Global Lebih Buruk dari Perkiraan

>> 24 November 2009


WASHINGTON, KOMPAS.com
Sejak persepakatan Kyoto tahun 1997 tentang pemanasan global, perubahan iklim justru menunjukkan gejala memburuk dan makin cepat - melebihi perkiraan terburuk ditahun 1997.

Ketika dunia selama belasan tahun bicara tentang pemanasan global, lautan Artik yang tadinya beku kini mencair menjadi jalur-jalur baru perkapalan. Di Greenland dan Antartika, lapisan es telah berkurang triliunan ton. Gletser di pegunungan Eropa, Amerika Selatan, Asia, dan Afrika menciut sangat cepat.

Bersama itu pula, menjelang konferensi tingkat tinggi iklim di Kopenhagen bulan depan, fakta-fakta perubahan iklim lainnya terus berlangsung, antara lain:

  • Semua samudera di dunia telah meninggi 1.5 inchi
  • Musim panas dan kebakaran hutan makin parah di seluruh dunia, dari Amerika bagian barat hingga Australia, bahkan sampai Gurun Sahel di Afrika utara.
  • Banyak spesies kini terancam karena berubahnya iklim. Bukan saja beruang kutub yang kepayahan bermigrasi (yang telah menjadi ikon pemanasan global), tapi juga pada kupu-kupu yang sangat rapuh, berbagai spesies kodok, dan juga pada hutan-hutan pinus di Amerika utara.
  • Temperatur selama 12 tahun terakhir lebih panas 0.4 derajat dibandingkan dengan 12 tahun sebelum 1997

Sebelumnya, di tahun 90'an, para peneliti tak ada yang memperkirakan perubahan iklim akan separah saat ini, dan tak ada yang mengira semuanya akan terjadi secepat ini. "Penelitian terakhir menyatakan bahwa keadaan kita lebih pelik dari yang tadinya disangka," kata Janos Pasztor, penasehat iklim bagi Sekjen PBB, Ban Ki-moon.

Sejak perjanjian untuk mengurangi polusi gas berefek rumah kaca ditandatangani di Kyoto, Jepang, Desember 1997, level karbondioksida di udara telah meningkat 6,5 persen. Petinggi dari seluruh dunia akan bertemu lagi di Kopenhagen bulan depan untuk membentuk suatu perjanjian lanjutan, yang menurut Presiden Barack Obama "akan berdampak langsung secara operasional dan merupakan kemajuan dalam usaha menyatukan dunia untuk mencari pemecahan."

Meski begitu, nyatanya usaha terakhir di Kyoto tak mendapatkan hasil yang diinginkan.

Dari 1997 hingga 2008, emisi karbondioksida di dunia akibat penggunaan bahan bakar fosil telah meningkat 31 persen; emisi gas berdampak rumah kaca di Amerika juga naik 3,7 persen. Emisi dari China, yang kini merupakan penyebab polusi terbesar untuk jenis ini, telah berlipat dua selama periode 12 tahun ini. Ketika senat AS keberatan atas persetujuan terdahulu dan Presiden George W Bush mengundurkan diri dari hal itu, artinya 3 penyebab polusi terbesar dunia - AS, China, dan India - tak berpartisipasi dalam perjanjian pengurangan emisi itu. Negara berkembang tak diikutsertakan dalam protokol Kyoto dan kini hal itu akan menjadi salah satu masalah utama di Kopenhagen.

Dan gas berefek rumah kaca ternyata lebih kuat dampaknya dan lebih cepat terbentuknya daripada perkiraan, kata para ilmuwan. "Di tahun 1997, dampak dari perubahan iklim dipandang rendah; kini rasio perubahan makin cepat," kata Virginia Burkett, peneliti perubahan iklim global dari Survei Geologis AS.

Pernyataan terakhir itu mengkhawatirkan mantan Wapres Al Gore, yang membantu menengahi perjanjian menjelang akhir pertemuan di Kyoto. "Perbedaan yang paling serius yang kita alami adalah percepatan krisis itu sendiri," kata Gore dalam wawancara bulan ini.

Tahun 1997, pemanasan global adalah bahan pembicaraan ilmuwan bidang iklim, pakar lingkungan, dan pelobi kebijakan. Sekarang para pakar biologi, pengacara, ekonom, insinyur, analis asuransi, manajer resiko, pakar bencana alam, pedagang komoditas, ahli nutrisi, pakar etika, dan bahka psikolog turut terlibat dalam topik pemanasan global.

"Kita telah berjalan dari 1997, dimana pemanasan global adalah masalah abstrak di kalangan cendikiawan, hingga sekarang dimana masalah ini dibicarakan semua orang," kata Andrew Weaver, ilmuwan bidang iklim dari Universitas Victoria.

Perubahan dalam 12 tahun terakhir yang paling mengkhawatirkan para ilmuwan adalah yang terjadi di Artik, dimana lautan es musim panasnya lumer, dan hilangnya massa es beralas daratan pada lokasi-lokasi kunci di seluruh dunia. Semuanya terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan.

Dahulu di tahun 1997 tak ada orang yang menyangka bahwa lautan es di Artik bisa meleleh - ini dimulai kira-kira 5 tahun yang lalu, - kata Weaver. Dari 1993 hingga 1997, es di lautan biasanya mengecil kira-kira menjadi 2,7 juta mil persegi di musim panas. Dalam lima tahun terakhir rata-rata hanya menjadi 2 juta mil persegi. Selisih itu sebesar Alaska.

Antartika mengalami peningkatan es laut yang kecil, dikarenakan efek dingin dari lubang di ozon, menurut Survei Antartika Inggris. Dalam waktu bersamaan, bongkah-bongkahan besar dari lapisan es lepas dari semenanjung Antartika.

Walau es di Samudera Artik tak meningkatkan permukaan laut, tapi lumernya lapisan es raksasa dan gletser bisa menaikkan permukaan laut. Kedua hal tersebut terjadi dengan cepat di kedua kutub bumi.

Pengukuran menunjukkan bahwa sejak tahun 2000, Greenland telah kehilangan lebih dari 1,5 triliun ton es, sementara Antartika 1 triliun ton sejak 2002. Menurut beberapa laporan dari Dewan Antar-Pemerintahan untuk Perubahan Iklim, para ilmuwan tidak mengantisipasi hilangnya lapisan es di Antartika, kata Weaver. Dan rasio kecepatan melelehnya es makin tinggi, sehingga lapisan es di Greenland kini meleleh dua kali lebih cepat dibanding tujuh tahun lalu, sehingga meninggikan permukaan laut.

Gletser di seluruh dunia menciut tiga kali lebih cepat dibanding tahun 1970'an dan rata-rata tiap gletser telah kehilangan es setebal 25 kaki (7,62 m) sejak 1997, kata Michael Zemp, peneliti di Badan Pengawan Gletser Dunia di Universitas Zurich.

"Gletser adalah pengukur iklim yang handal, " kata Zemp. "Yang terjadi adalah hilangnya es yang makin cepat."

Dan permafrost - yaitu kawasan beku di utara juga meleleh dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, kata Burkett.

Ada satu lagi dampak pemanasan global - baru diketahui setelah tahun 1997 - yang membuat ilmuwan gigit jari. Semua samudera makin asam karena banyaknya karbondioksida yang diserap oleh air. Ini menyebabkan pengasaman, suatu isu yang bahkan tak diberi nama hingga beberapa tahun terakhir.

Air yang lebih asam akan merusak karang, kerang, dan plankton, yang ujungnya mengancam rantai makanan di lautan, kata para bakar biologi.

Di tahun 1997, "tak disebut perihal tumbuhan dan satwa" dalam hal pemanasan global. Namun kini keduanya ikut terancam, kata pakar biologi Universitas Stanford, Terry Root. Kini para ilmuwan sedang memikirkan spesies mana saja yang bisa diselamatkan dari kepunahan dan mana yang sudah tak tertolong. Beruang kutub adalah spesies pertama di daftar federal untuk spesies terancam, dan hewan sejenis kelinci kecil dari Amerika, Pika, kemungkinan juga terancam.

Lebih dari 37 juta hektar hutan pinus di Kanada dan Amerika telah dirusak oleh kumbang yang tak mati (terkendali populasinya) karena musim salju tak sedingin dahulu lagi. Dan di Amerika bagian barat, jumlah daerah yang mengalami kebakaran berlipat.

Penampung Sungai Colorado, penyedia air besar untuk Amerika Barat, hampir penuh di tahun 1999, tapi di tahun 2007 setengah dari persediaan air telah hilang setelah daerah itu menderita kemarau berkepanjangan terparah dalam catatan seabad.

Kerugian asuransi dan pemadaman listrik menjulang dan para ahli mengatakan bahwa pemanasaan global turut ada andilnya juga di sini. Jumlah pemadaman listrik sehubungan cuaca di Amerika dari 2004-2008 tujuh kali lebih tinggi dibanding tahun 1993-1997, kata Evan Mills, kata staf peneliti dari Lab. Nasional Lawrence Berkeley.

"Pesan dari segi ilmu pengetahuan ialah bahwa kini kita tahu lebih banyak dibanding tahun 1997, dan semuanya kabar buruk," kata Eileen Claussen, ketua dari Pusat Perubahan Iklim Global di Pew. "Keadaannya lebih parah dari perkiraan manapun."


Sumber : kompas.com
READ MORE - Pemanasan Global Lebih Buruk dari Perkiraan

Kurangi Dampak Lingkungan

RAMAH PADA LINGKUNGAN

Bahkan aktivitas paling sederhana yang dilakukan setiap hari, dapat membantu memulihkan planet kita yang kian rusak ini. Jangan tunda lagi, mari lakukan sekarang.

Kelangsungan hidup berbagai mahluk hidup di muka bumi kian terancam. Sudah saatnya setiap orang ikut menangani dengan cara masing-masing dan sesegera mungkin. Pastikan semua menggunakan solusi dan teknologi yang ramah lingkungan!

Perilaku Ramah Lingkungan

1. Di Rumah

Hemat energi
  • Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda standby menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
  • Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
  • Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami.
Hemat air
  • Matikan keran saat sedang menggosok gigi
  • Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
  • Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari
  • Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.
Hemat kayu dan kertas
  • Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
  • Gunakan kembali amplop bekas
Kurangi, pakai lagi dan daur ulang (Reduce, Reuse and Recycle)
  • Bantulah mengurangi tumpukan sampah dunia
  • Jangan gunakan produk 'sekali pakai' seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik
  • Gunakan baterai isi ulang
  • Pilih kalkulator bertenaga surya
  • Simpan makanan dalam wadah keramik, hindar

2. Di Tempat Kerja

Bahkan aktivitas sehari-hari yang paling sederhana pun dapat memberikan perbedaan yang nyata pada lingkungan kita. Lakukan sesuatu sekarang untuk planet kita.

Berangkat ke tempat kerja
  • Gunakan transportasi publik, sepeda atau berjalan kaki daripada menggunakan mobil untuk berangkat ke kantor
  • Jika anda berkendara untuk berangkat kerja, cobalah untuk berangkat bersama-sama dengan kolega yang tinggal berdekatan atau sejalan kebijakan personal
  • Atur printer anda untuk mencetak di kedua sisi kertas
  • Gunakan email jika memungkinkan, daripada menggunakan mesin fax atau tulisan tangan
  • Gunakan kembali amplop bekas
  • Recycle kertas bekas pakai
  • Matikan lampu ruang meeting dan matikan komputer serta alat elektronik lainnya jika tidak digunakan

3. Saat Berkebun

Bahkan aktivitas paling sederhana yang dilakukan setiap hari, dapat membantu memulihkan planet kita yang kian rusak ini. Jangan tunda lagi, mari lakukan sekarang.

Hemat air

  • Jika mungkin, hindari penggunaan selang.
  • Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil.
  • Siramlah tanaman di sore hari agar air mudah meresap kedalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.
  • Biarkan rumput di halaman tumbuh sedikit lebih tinggi - hal ini akan mengurangi konsumsi air.
  • Gunakan air hujan untuk menyiram kebun.

Kurangi Sampah, Kurangi Pencemaran

  • Jangan membakar sampah - karena dapat memproduksi bahan kimia berbahaya, serta menghasilkan karbon dioksida yang berkontribusi pada perubahan iklim.
  • Upayakan penggunaan pupuk dan pestisida organik yang ramah lingkungan - selain dapat mengurangi polusi, produk organik lebih ramah terhadap hewan. Bahan kimia dari pupuk akan terkumpul di lautan dan dapat membahayakan keseimbangan lingkaran-kehidupan.
  • Tanamlah tanaman anti penyakit dan anti hama.
  • Gunakan tanaman untuk menolak serangga. Sebagian tumbuhan dan bunga - seperti zodia, sereh dapat mengusir serangan serangga.

Selalu hargai alam

  • Percantik kebun Anda dengan keindahan bunga-bunga liar
  • Luangkan waktu menikmati keindahan alam bersama keluarga dan teman-teman
  • Dukunglah kehidupan liar di kebun dengan meletakkan sarang burung, membuat kolam dan menanam tanaman dan bunga liar sebanyak-banyaknya.
  • Tanam jenis pohon lokal
  • Jangan petik bunga-bungaan, biarkan dia tetap mempercantik alam terbuka

4. Saat Berlibur

Bahkan aktivitas sehari-hari yang paling sederhana pun dapat memberikan perbedaan yang nyata pada lingkungan kita. Lakukan sesuatu sekarang untuk planet kita.

Hemat energi, kurangi sampah dan polusi
  • Hindari bepergian dengan pesawat udara jika memungkinkan - perjalanan udara memerlukan jumlah bahan bakar yang sangat besar dan dapat menimbulkan efek rumah kaca.
  • Buanglah sampah secara bertanggung jawab - ini dapat berbahaya bagi kehidupan liar
  • Gunakan kembali handuk-handuk dan berpartisipasilah dalam setiap langkah penghematan yang dilakukan oleh hotel
  • Buanglah sampah sanitasi secara benar. Jangan membuang cotton buds, kondom, tampon dan plastik ke dalam toilet - atau anda akan menemukannya kembali di pantai saat kunjungan anda berikutnya
  • Ambil semua sampah rumah tangga di pantai - penyu seringkali terbunuh oleh sampah plastik yang seringkali keliru dianggap sebagai ubur-ubur oleh penyu. Banyak sampah berbahaya yang memerlukan waktu tahunan untuk diurai.
Hargai alam
  • Jangan ikut berpartisipasi dalam kegiatan berburu atau memancing kecuali jika kegiatan tersebut bertujuan untuk ambil bagian dalam rencana pengelolaan yang lebih efektif.
  • Jangan tergoda untuk menyentuh binatang/hewan liar dan menganggu habitat baik di darat, pantai maupun dalam laut
  • Berhati-hatilah saat memilih suvenir untuk dibawa pulang. Banyak spesies dari koral sampai gajah dan alligator terancam kepunahan karena mereka banyak diambil untuk suvenir.
  • Kapal boat dan jet-ski menimbulkan polusi suara dan kimia yang akan mengganggu kehidupan liar - jangan biarkan mesin terus-terusan menyala jika tidak digunakan
  • Jika anda berlayar, berselancar atau berselancar angin, jagalah jarak paling tidak 100m dari sarang anjing laut atau burung laut agar tidak menganggu mereka.

5. Saat Berbelanja

Bahkan aktivitas sehari-hari yang paling sederhana pun dapat memberikan perbedaan yang nyata pada lingkungan kita. Lakukan sesuatu sekarang untuk planet kita.

Pilihlah produk segar secara hati-hati
  • Beli bahan-bahan makanan organik. Proses penanaman bahan-bahan makanan non-organik menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, yang dapat mencemari jalan air dan seluruh lingkungan sekitar.
  • Beli buah-buahan dan sayuran yang sedang musim untuk mengurangi biaya transportasi yang berlebihan untuk mengimport barang-barang tersebut. Jika memungkinkan, belilah bahan makanan produksi lokal
Kurangi sampah dan polusi, hematlah energi
  • Jangan membeli produk dengan kemasan berlebihan, dan jika memungkinkan pilihlah produk yang menggunakan wadah pakai ulang
  • Belilah produk daur ulang atau produk yang dapat di daur ulang, misalnya tisu toilet dan alat-alat tulis,
  • Jika anda pergi ke supermarket dengan menggunakan mobil, ajaklah teman anda - perjalanan dengan satu mobil lebih baik daripada menggunakan dua mobil
  • Bawalah kantong belanjaan anda sendiri atau gunakan plastik bekas pakai ketika berbelanja
  • Belilah dalam jumlah besar jika memungkinkan, hal ini selain dapat menghemat pengepakan dapat juga meghemat uang
  • Jangan membeli air minum botolan jika anda yakin air keran anda aman dikonsumsi
  • Transportasi air dari sumbernya ke rak supermarket adalah pembuangan energi yang mahal. Apalagi, sampah botol gelas dan plastik yang kita hasilkan sudah sangat banyak.
  • Belilah peralatan rumah tangga yang paling hemat energi yang dapat anda jangkau
Hindari bahan kimia berbahaya
  • Hindari pembelian sampo anti kutu yang mengandung pestisida
  • Pilihlah produk pembersih yang biogradable sehingga bahan kiminanya hanya memberikan sedikit dampak pada sistem tanah dan air kita
Sumber : wwf.or.id

READ MORE - Kurangi Dampak Lingkungan

Tempat sampah

>> 23 November 2009


Tempat sampah (bahasa Inggris: waste container) adalah tempat untuk menampung sampah secara sementara, yang biasanya terbuat dari logam atau plastik.

Di dalam ruangan, tempat sampah umumnya disimpan di dapur untuk membuang sisa keperluan dapur seperti kulit buah atau botol. Ada juga tempat sampah khusus kertas yang digunakan di kantor. Beberapa tempat sampah memiliki penutup pada bagian atasnya untuk menghindari keluarnya bau yang dikeluarkan sampah.

Kebanyakan harus dibuka secara manual, namun saat ini sudah banyak yang menggunakan pedal untuk memudahkan membuka tutup tempat sampah.Tempat sampah dalam ruangan umumnya dilapisi kantong untuk memudahkan pembuangan sehingga tidak perlu memindahkan tempat sampah ketika sudah penuh, cukup dengan membawa kantong yang melapisi tempat sampah lalu menggantinya dengan yang baru. Hal ini memudahkan pembuangan sampah. Beberapa tempat umum seperti taman memiliki tempat sampah yang ditempatkan di sisi sepanjang jalan yang secara frekuentif dapat ditemukan di sisi sepanjang jalan. Hal ini untuk menghindari kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dapat mengganggu keindahan dan kesehatan lingkungan serta etika sosial.

Di masa lalu, teroris biasa menaruh bom di tempat sampah logam. Hal ini menjadikan bom sulit ditemukan. Ledakannya juga dapat memecah material tempat sampah yang membuat ledakan menjadi lebih berbahaya. Atas alasan ini, tidak ada tempat sampah di kebanyakan stasiun kereta api, bandara, dan pusat perbelanjaan di Inggris. Jika ada, hal itu hanya kantong yang tergantung dan terbuat dari tali logam.

Semua sampah yang dikumpulkan umumnya diangkut menggunakan truk sampah untuk dibawa ke insinerator, tempat pembuangan, atau penghancur sampah. Di beberapa tempat juga ada pelayanan daur ulang, dengan satu atau lebih tempat sampah yang dikhususkan untuk didaur ulang. Tempat sampah khusus ini dicirikan (umumnya dengan warna) sesuai kategorinya yang menentukan sampah jenis apa yang boleh dimasukkan. Material yang disediakan tempat sampahnya diantaranya sampah jenis kertas, kaca, logam, plastik, dan sampah yang dapat dikomposkan.

Sumber : id.wikipedia.org
READ MORE - Tempat sampah

Penjabaran "Recycle"


Daur ulang adalah proses tuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle).

Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosessor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang alumunium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.

Material-material yang dapat didaur ulang dan prosesnya diantaranya adalah:

Bahan bangunan

Material bangunan bekas yang telah dikumpulkan dihancurkan dengan mesin penghancur, terkadang bersamaan dengan aspal, batu bata, tanah, dan batu. Hasil yang lebih kasar bisa dipakai menjadi pelapis jalan semacam aspal dan hasil yang lebih halus bisa dipakai untuk membuat bahan bangunan baru semacam bata.

Baterai

Banyaknya variasi dan ukuran baterai membuat proses daur ulang bahan ini relatif sulit. Mereka harus disortir terlebih dahulu, dan tiap jenis memiliki perhatian khusus dalam pemrosesannya. Misalnya, baterai jenis lama masih mengandung merkuri dan kadmium, harus ditangani secara lebih serius demi mencegah kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia.
Baterai mobil umumnya jauh lebih mudah dan lebih murah untuk didaur ulang.

Barang Elektronik

Barang elektronik yang populer seperti komputer dan handphone umumnya tidak didaur ulang karena belum jelas perhitungan manfaat ekonominya. Material yang dapat didaur ulang dari barang elektronik misalnya adalah logam yang terdapat pada barang elektronik tersebut (emas, besi, baja, silikon, dll) ataupun bagian-bagian yang masih dapat dipakai (microchip, processor, kabel, resistor, plastik, dll). Namun tujuan utama dari proses daur ulang, yaitu kelestarian lingkungan, sudah jelas dapat menjadi tujuan diterapkannya proses daur ulang pada bahan ini meski manfaat ekonominya masih belum jelas.

Logam

Besi dan baja adalah jenis logam yang paling banyak didaur ulang di dunia. Termasuk salah satu yang termudah karena mereka dapat dipisahkan dari sampah lainnya dengan magnet. Daur ulang meliputi proses logam pada umumnya; peleburan dan pencetakan kembali. Hasil yang didapat tidak mengurangi kualitas logam tersebut.
Contoh lainnya adalah alumunium, yang merupakan bahan daur ulang paling efisien di dunia. Namun pada umumnya, semua jenis logam dapat didaur ulang tanpa mengurangi kualitas logam tersebut, menjadikan logam sebagai bahan yang dapat didaur ulang dengan tidak terbatas.

Bahan Lainnya

Kaca dapat juga didaur ulang. Kaca yang didapat dari botol dan lain sebagainya dibersihkan dair bahan kontaminan, lalu dilelehkan bersama-sama dengan material kaca baru. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang.
Kertas juga dapat didaur ulang dengan mencampurkan kertas bekas yang telah dijadikan pulp dengan material kertas baru. Namun kertas akan selalu mengalami penurunan kualitas jika terus didaur ulang. Hal ini menjadikan kertas harus didaur ulang dengan mencampurkannya dengan material baru, atau mendaur ulangnya menjadi bahan yang berkualitas lebih rendah.
Plastik dapat didaur ulang sama halnya seperti mendaur ulang logam. Hanya saja, terdapat berbagai jenis plastik di dunia ini. Saat ini di berbagai produk plastik terdapat kode mengenai jenis plastik yang membentuk material tersebut sehingga mempermudah untuk mendaur ulang. Suatu kode di kemasan yang berbentuk segitiga 3R dengan kode angka di tengah-tengahnya adalah contohnya. Suatu angka tertentu menunjukkan jenis plastik tertentu, dan terkadang diikuti dengan singkatan, misalnya LDPE untuk Low Density Poly Etilene, PS untuk Polistirena, dan lain-lain, sehingga mempermudah proses daur ulang.
Jenis kode plastik yang umum beredar diantaranya:

  • PET (Polietilena tereftalat). Umumnya terdapat pada botol minuman atau bahan konsumsi lainnya yang cair.
  • HDPE (High Density Polyethylene, Polietilena berdensitas tinggi) biasanya terdapat pada botol deterjen.
  • PVC (polivinil klorida) yang biasa terdapat pada pipa, rnitur, dan sebagainya.
  • LDPE (Low Density Polyethylene, Polietilena berdensitas rendah) biasa terdapat pada pembungkus makanan.
  • PP (polipropilena) umumnya terdapat pada tutup botol minuman, sedotan, dan beberapa jenis mainan.
  • PS (polistirena) umum terdapat pada kotak makan, kotak pembungkus daging, cangkir, dan peralatan dapur lainnya.

Sumber : id.wikipedia.org

READ MORE - Penjabaran "Recycle"

Penjabaran "Reuse"

Penggunaan kembali (reuse) adalah menggunakan lagi suatu barang lebih dari sekali. Ini mencakup penggunaan kembali secara konvensional di mana barang dipakai lagi dengan fungsi yang sama, dan penggunaan kembali di mana barang dipergunakan dengan fungsi yang berbeda. Berbeda dengan proses daur ulang yang menghancurkan barang bekas menjadi bahan mentah yang dipakai untuk membuat barang baru. Dengan mengambil produk yang berguna dan menukarkannya, tanpa melalui proses, hal ini menghemat waktu, uang, energi, dan sumber daya. Contoh klasik penggunaan kembali secara konvensional adalah botol susu langganan yang bisa diisi ulang.

Contoh penggunaan kembali

1. Pusat penukaran barang bekas

Pelayanan ini memfasilitasi transaksi dan pendistribusian kembali barang-barang yang tidak diinginkan dan masih memiliki kegunaan dari satu pihak ke pihak lainnya. Pihak yang terlibat dapat berasal dari berbagai pihak dan dapat bertindak sebagai penyumbang, penjual, penerima, atau pembeli. Pusat-pusat penukaran barang bekas umumnya memanfaatkan alat-alat rumah tangga atau kemasan makanan yang masih bisa dipakai, dan mereka membuatnya tersedia untuk dijual kembali. Contoh perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah Goodwill Industries, Salvation Army, Second Harvest Food Bank, Habitate for Humanitely ReStores, CalMax, dan NY WasteMatch.

2. Perakitan kembali

Salah satu proses yang paling menguntungkan adalah perakitan kembali barang-barang yang masih memiliki nilai dan fungsi, seperti mesin, catridge printer, CRT, dan lain sebagainya. Setelah dikumpulkan, mereka dikirim ke pusat perakitan, dan diharapkan ada pada spesifikasi produk yang sama seperti produk baru. Rolls Royce memiliki pabrik perakitan kembali pesawat terbang di Singapura; Caterpillar akhir-akhir ini telah mengumumkan instalasi perakitan kembali traktor di Cina.

3. Program deposit

Program ini menawarkan insentif finansial untuk mengembalikan berbagai jenis kemasan yang masih bisa dipakai untuk dipergunakan kembali. Meski tidak lagi populer, sudah banyak kasus di dunia bahwa hal ini adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesadaran akan penggunaan kembali barang bekas. Tetapi, insentif finansial yang ditawarkan, mungkin, tidak sebanding dengan kenyamanan (lebih mudah membuangnya dari pada menyimpannya). Botol-botol yang bisa diisi ulang dipakai secara ekstensif di beberapa negara di Eropa. Contohnya, Denmark, yang 98% botol yang beredar di negaranya dapat diisi ulang. Sistem ini disokong oleh hukum dan peraturan yang berlaku. Sainsbury Ltd telah mengoperasikan refund untuk kemasan plastik yang dikembalikan. Skema ini telah dioperasikan sejak tahun 1991 dan dilaporkan telah menghemat penggunaan plastik sebanyak 970 ton per periode. Di beberapa negara berkembang seperti negara India dan Pakistan, biaya memproduksi botol baru berlomba dengan biaya untuk proses pengumpulan dan pengisian ulang botol bekas untuk berbagai jenis produk minuman.

4. Program pengisian ulang

Telah terdapat berbagai jenis pasar yang menawarkan proses pengisian ulang untuk berbagai komoditi, umumnya bahan pembersih dan catridge printer. Kemasan dikirim ke pusat pengisian ulang, lalu dipakai kembali oleh konsumen yang mengirimkannya. Kemasan yang dapat diisi ulang tersebut umumnya memiliki fitur yang memudahkan, seperti bagian atas kemasan yang dapat ditutup kembali, bentuk yang nyaman, dll.
Pengubahan fungsi
Penggunaan kembali tidak selalu memanfaatkan barang dengan fungsi yang selalu sama. Contohnya adalah abu dari proses pembakaran dan pembangkit listrik dipakai sebagai bahan campuran untuk beton yang berfungsi memperkuat beton. Contoh lainnya yang paling mudah ditemukan adalah menggunakan pakaian bekas untuk lap.

Perbandingan dengan daur ulang

Daur ulang berbeda dengan penggunaan kembali. Daur ulang memecah barang bekas menjadi bahan mentah dengan tujuan memproduksi barang baru dari bahan mentah tersebut. Daur ulang membutuhkan energi yang lebih besar, namun jumlah barang yang dapat dimanfaatkan lebih banyak. Daur ulang juga berguna untuk memanfaatkan kembali barang yang sudah rusak yang tidak bisa dipergunakan kembali.

-> Manfaat penggunaan kembali
  • Menghemat bahan mentah dan energi sepanjang barang yang dipergunakan kembali menggantikan barang baru yang dapat diproduksi industri.
  • Mengurangi kebutuhan akan tempat sampah dan biaya.
  • Dapat memberikan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.
  • Bermanfaat bagi konsumen dengan menghemat uang karena barang yang dipergunakan kembali pada umumnya dijual dengan harga lebih murah relatif terhadap barang baru.

-> Kerugian penggunaan kembali
  • Terkadang membutuhkan proses pembersihan dan transportasi, yang mengorbankan lingkungan juga.
  • Beberapa barang mungkin berbahaya jika dipakai kembali, misalnya beberapa jenis plastik yang membentuk kemasan makanan, tidak direkomendasikan untuk dipergunakan kembali karena risiko zat plastik yang berdifusi ke dalam makanan.
  • Barang yang dipergunakan kembali haruslah lebih tahan lama. Ini berarti, dalam proses produksi awal, barang tersebut akan membutuhkan lebih banyak material.
  • Mensortir dan mempersiapkan barang untuk dipergunakan kembali membutuhkan banyak waktu, yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen dan mengorbankan uang.

Sumber : id.wikipedia.org
READ MORE - Penjabaran "Reuse"

Penjabaran "Reduce"



Minimalisasi limbah adalah proses dan kebijakan mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan oleh seseorang atau suatu masyarakat.

Minimalisasi limbah melibatkan upaya untuk meminimalisir penggunaan energi dan sumber daya selama proses manufaktur. Untuk output komersial yang sama, biasanya semakin sedikit bahan yang digunakan, semakin sedikit sampah yang dihasilkan. Minimalisasi limbah biasanya membutuhkan pengetahuan tentang proses produksi, cradle-to-grave analysis (pelacakan bahan dari ekstraksi mereka untuk mereka kembali ke bumi) dan pengetahuan rinci komposisi limbah.

Sumber utama limbah bervariasi dari satu negara ke negara. Di Inggris, sebagian besar sampah berasal dari konstruksi dan pembongkaran bangunan, diikuti dengan pertambangan dan galian, industri dan perdagangan.
Limbah rumah tangga merupakan proporsi yang relatif kecil dari semua limbah. Alasan untuk pembentukan limbah kadang-kadang mencakup persyaratan dalam rantai pasokan. Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang menangani produk dapat menuntut bahwa itu harus dikemas menggunakan kemasan khusus karena cocok peralatan kemasannya.

Dalam hirarki limbah, pendekatan yang paling efektif untuk mengelola limbah di bagian atas. Berbeda dengan Minimalisasi limbah, pengelolaan limbah berfokus pada pengolahan limbah setelah dibuat, berkonsentrasi pada penggunaan kembali, daur ulang, dan limbah-untuk-konversi energi.

1. Dalam industri

Dalam industri, lebih efisien menggunakan proses manufaktur dan bahan-bahan yang lebih baik pada umumnya akan mengurangi produksi limbah. Penerapan teknik Minimalisasi limbah telah menyebabkan pengembangan inovatif dan sukses secara komersial produk-produk pengganti. Minimalisasi limbah telah terbukti manfaat bagi industri dan lingkungan yang lebih luas.

Minimalisasi limbah sering membutuhkan investasi, yang biasanya dikompensasi oleh tabungan. Namun, pengurangan sampah di salah satu bagian dari proses produksi dapat membuat produksi limbah di bagian lain.

Ada insentif pemerintah untuk Minimalisasi limbah, yang berfokus pada manfaat lingkungan mengadopsi strategi Minimalisasi limbah. Di Inggris, beberapa skema percontohan seperti The Catalyst Project dan Dee Waste Minimisation Project, telah menunjukkan efektivitas kebijakan tersebut. Empat belas perusahaan di Merseyside mengambil bagian dalam Catalyst Proyek; proyek yang dihasilkan secara keseluruhan tabungan sebesar £ 9 juta jiwa dan timbunan sampah berkurang 12.000 ton per tahun.

Berikut ini adalah daftar Minimalisasi limbah proses:

a. Resource optimisation
Meminimalkan jumlah limbah yang dihasilkan oleh organisasi-organisasi atau individu berjalan tangan-di-tangan dengan mengoptimalkan penggunaan bahan baku. Sebagai contoh, seorang penjahit dapat mengatur potongan-potongan pola pada kain panjang dengan cara tertentu untuk memungkinkan garmen yang akan dipotong dari wilayah terkecil kain.

b. Reuse of scrap material
Scraps dapat segera kembali dimasukkan pada awal baris pembuatan sehingga mereka tidak menjadi produk limbah. Banyak industri secara rutin melakukan ini, misalnya, pabrik kertas gulung kembali rusak apapun ke awal jalur produksi, dan dalam pembuatan plastik item, off-luka dan skrap yang kembali dimasukkan ke dalam produk-produk baru.

c. Improved quality control and process monitoring
Langkah-langkah dapat diambil untuk memastikan bahwa jumlah batch menolak adalah dijaga agar tetap minimum. Hal ini dicapai dengan meningkatkan frekuensi inspeksi dan jumlah titik inspeksi. Sebagai contoh, memasang peralatan pemantauan kontinu otomatis dapat membantu untuk mengidentifikasi masalah produksi pada tahap awal.

d. Waste exchanges
Di sinilah produk limbah dari satu proses menjadi bahan baku untuk proses kedua. Pertukaran limbah merupakan cara lain untuk mengurangi volume pembuangan sampah untuk limbah yang tidak dapat dihilangkan.

e. Ship to point of use
Hal ini melibatkan pengiriman masuk bahan baku atau komponen langsung ke titik di mana mereka berkumpul atau digunakan dalam proses manufaktur untuk meminimalkan penanganan dan penggunaan pembungkus atau kandang pelindung.

2. Desain Produk

Minimalisasi limbah dan memaksimalkan sumber daya untuk produk manufaktur dapat paling mudah dilakukan pada tahap desain. Mengurangi jumlah komponen yang digunakan dalam suatu produk atau membuat produk lebih mudah untuk mengambil selain dapat membuat lebih mudah untuk diperbaiki atau didaur-ulang pada akhir kehidupan yang bermanfaat.

Dalam beberapa kasus, mungkin tidak baik untuk memperkecil volume bahan baku yang digunakan untuk membuat suatu produk, tetapi justru mengurangi volume atau toksisitas limbah dibuat pada akhir kehidupan produk, atau dampak lingkungan dari penggunaan produk. (Lihat bagian Durability).

3. Sesuai dalam penggunaannya


Dalam strategi ini, produk dan paket secara optimal dirancang untuk memenuhi tujuan penggunaannya. Hal ini berlaku terutama untuk bahan pengemas, yang hanya boleh sebagai tahan lama yang diperlukan untuk melayani tujuan yang telah ditentukan. Di sisi lain, bisa jadi lebih boros jika makanan, yang memiliki sumber daya dan energi yang dikonsumsi dalam produksi, rusak dan manja karena langkah-langkah ekstrem untuk mengurangi penggunaan kertas, logam, kaca dan plastik dalam kemasan.

Meningkatkan daya tahan produk, seperti penyedot debu mengulurkan berguna hidup sampai 15 tahun, bukan 12, dapat mengurangi limbah dan biasanya banyak meningkatkan pengoptimalan sumber daya.

Tetapi dalam beberapa kasus itu memiliki dampak lingkungan negatif. Jika sebuah produk terlalu tahan lama, penggantinya dengan teknologi yang lebih efisien mungkin akan tertunda. Sebagai contoh, sebuah mesin cuci yang diproduksi 10 tahun yang lalu mungkin menggunakan dua kali lebih banyak air, deterjen dan energi sebagai salah satu yang dihasilkan hari ini.
Oleh karena itu, memperpanjang yang lebih tua berguna mesin hidup dapat menempatkan beban yang lebih berat daripada membuang lingkungan itu, daur ulang dengan logam dan membeli model baru. Demikian pula, kendaraan yang lebih tua mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar dan menghasilkan emisi lebih banyak daripada rekan-rekan modern mereka.

Sebagian besar pendukung Minimalisasi limbah menganggap bahwa jalan ke depan mungkin untuk melihat semua produk yang diproduksi pada akhir kehidupan yang berguna sebagai sumber daya untuk daur ulang dan penggunaan kembali daripada limbah. Produk daur ulang lebih mudah jika dibuat dari bahan yang lebih sedikit. Produsen mobil baru-baru ini mengurangi jumlah plastik yang digunakan dalam mobil mereka dari dua puluh atau lebih untuk tiga atau empat, Maka pemulihan menyederhanakan plastik dari mobil-mobil dihapuskan. Namun, pengecualian (seperti memiliki kombinasi kertas dan plastik atau lapisan plastik di atas kaca) memang ada, dan mungkin akan memungkinkan sebuah produk untuk memenuhi perannya dengan sumber daya minimum.

Membuat isi ulang botol kaca cukup kuat untuk menahan beberapa perjalanan antara konsumen dan pabrik pembotolan membuat mereka memerlukan lebih tebal dan begitu berat, sehingga meningkatkan sumber daya yang diperlukan untuk mengangkut mereka. Karena transportasi memiliki dampak lingkungan yang besar, hati-hati diperlukan evaluasi dari jumlah perjalanan kembali botol buat. Jika botol isi ulang dibuang setelah mengisi hanya beberapa kali, sumber daya yang terbuang mungkin lebih besar daripada jika botol telah dirancang untuk satu perjalanan.

Banyak pilihan trade-off melibatkan dampak lingkungan, dan sering terdapat keterbatasan informasi untuk membuat keputusan.
Di rumah tangga

Bagian ini menjelaskan beberapa teknik untuk Minimalisasi limbah rumah tangga.

Sesuai jumlah dan ukuran dapat dipilih bila pembelian barang; membeli cat kontainer besar untuk pekerjaan mendekorasi kecil atau membeli makanan jumlah yang lebih besar daripada yang dapat dikonsumsi menciptakan limbah yang tidak perlu. Juga, jika satu bungkus atau dapat harus dibuang, sisa isi harus dihilangkan sebelum wadah dapat didaur ulang [2].

Rumah kompos, praktik berbalik dapur dan sampah kebun menjadi kompos dapat dianggap Minimalisasi limbah.

Sumber daya yang digunakan rumah tangga dapat dikurangi dengan menggunakan listrik sangat serius (misalnya mematikan lampu dan peralatan jika tidak diperlukan) dan dengan mengurangi jumlah perjalanan mobil dibuat. Individu dapat mengurangi jumlah limbah yang mereka ciptakan dengan membeli produk lebih sedikit dan dengan membeli produk yang lebih lama. Mending rusak atau dikenakan pakaian atau peralatan juga berkontribusi untuk mengurangi limbah rumah tangga. Individu dapat meminimalkan penggunaan air mereka, dan berjalan atau bersepeda ke tempat tujuan mereka daripada menggunakan mobil mereka untuk menghemat bahan bakar dan menurunkan emisi.

Dalam situasi domestik, potensi untuk Minimalisasi sering didikte oleh gaya hidup. Beberapa orang mungkin melihatnya sebagai sia-sia untuk membeli produk-produk baru semata-mata untuk mengikuti tren mode saat produk-produk yang lebih tua masih dapat dipakai. Orang dewasa bekerja full-time memiliki sedikit waktu luang, dan mungkin harus membeli lebih banyak kenyamanan makanan yang memerlukan sedikit persiapan, atau lebih memilih popok sekali pakai jika ada bayi dalam keluarga.

Hal ini dapat sia-sia untuk mengusir beberapa mil menyimpan beberapa koran, kaleng kosong, gelas, atau botol plastik ke bank koleksi. Sumber daya yang dikonsumsi, ditambah yang dibutuhkan untuk mengambil bahan daur ulang, bisa melebihi sumber daya yang disimpan oleh rumah tangga membuang item dalam koleksi menolak umum.

Jumlah limbah yang menghasilkan individu adalah sebagian kecil dari semua limbah yang dihasilkan oleh masyarakat, dan pengurangan sampah pribadi hanya bisa membuat dampak kecil pada volume limbah secara keseluruhan. Namun, pengaruh kebijakan dapat diberikan di daerah lain. Peningkatan kesadaran konsumen mengenai dampak dan kekuatan keputusan pembelian tertentu memungkinkan industri dan individu untuk mengubah total konsumsi sumber daya. Konsumen dapat mempengaruhi produsen dan distributor dengan menghindari membeli produk yang tidak memiliki eco-labeling, yang saat ini tidak wajib, atau memilih produk yang membatasi penggunaan kemasan. Mana skema reuse tersedia, konsumen dapat proaktif dan menggunakannya.

Sumber : www.en.wikipedia.org

READ MORE - Penjabaran "Reduce"

Bawana SMK N1 Puworejo

Photobucket

Alamat Sekretariat:
Kampus SMK N1 Purworejo
Jl. Tentara Pelajar Kotak Pos 127
Email: mkipa_bawana@yahoo.co.id

Twitter Updates

  © Blogger templates Sunset by BAWANA 2009

Back to TOP